Tiga Siklus Hidup Manusia
Mutiara Weda
Yogyakarta, 8 Juli 2026
Umat Se-dharma, jika disadari, sesungguhnya setiap umat manusia tidak akan pernah lepas dari tiga siklus alur proses kehidupan, yaitu utpatti, sthiti, dan pralina; kelahiran, kehidupan, dan akhirnya menuju kematian atau kembali ke asal sebagai tiga kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yaitu Tri Kona.
Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki tenaga atau kekuatan yang disebut Udāna Vāyu atau prāṇa halus. Udāna Vāyu inilah yang menyebabkan manusia dapat melihat, merasakan, berpikir, berbuat, dan bernapas dalam menjalankan Tri Kāya Pariśuddha (kāyika, wācika, dan mānacika).
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membersihkan dan menyucikan Udāna Vāyu dengan jalan senantiasa meningkatkan kualitas rohani serta menjaga kesucian diri, baik lahir maupun batin, melalui Yama dan Nyama. Mengingat seluruh Udāna Vāyu adalah Hiraṇyagarbha atau Brahman yang bersemayam di dalam diri, demikian pula pada saat kembali ke asal, meninggal atau pralina, berkewajiban membisikkan nama-nama Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau nāma smaraṇam, serta aksara-aksara suci Tuhan pada telinga orang yang meninggal. Hal tersebut sangat menentukan kehidupan yang akan datang dalam proses lahir kembali (reinkarnasi atau punarbhawa) sebagai sifat-sifat dasar yang paling kuat. Niscaya mokṣa dan jīvanmukti akan dapat dicapai.
(Sanātana Hindu Dharma, hlm. 37–41)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
