Pūrwa Gama Śāsana

Mutiara Weda

Yogyakarta, 13/05/2026

Umat se-dharma, setiap umat Hindu wajib mempelajari, memahami, dan memancarkan isi Kitab Suci Weda sebagai Dharma Vāhinī, serta memahami berbagai ilmu pengetahuan suci (andrayuga). Demikian pula, umat Hindu berkewajiban mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk melalui wiweka dalam menjalani kehidupan di māyāpada ini.

Dalam mempraktikkan dan mengamalkan setiap perbuatannya, umat Hindu tidak dapat lepas dari tuntunan ajaran śāsana dan ajaran nīti.

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Hindu untuk memahami dan mengamalkan seluruh ajaran tentang kesucian dan ketidaksucian sebagaimana diajarkan dalam Pūrwa Gama Śāsana, dengan memegang teguh ajaran etika (suśīla), ajaran kebenaran (dharma), serta taat dan patuh pada aturan pemerintah (nīti). Niscaya, kebahagiaan hidup akan dapat diwujudkan. (Slokāntara 34 dan 84)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) DIY

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Tunggalang Idep

    Rahajeng Rahina Suci KuninganDumogi Irage Ajeg Dalam Mengemban Dharma Mutiara WedaYogyakarta, 27 Juni 2026 Umat sedharma, dalam ajaran Tattva diungkapkan bahwa ketika seluruh tattva menyatu, maka seluruh objek tidak lagi tampak, sehingga citta (pikiran) dapat dipusatkan dalam dhyāna (meditasi). Menyatukan seluruh tattva yang berada di bawah kendali buddhi disebut eka citta atau eka buddhi, yang…

  • Tunggalang Idep

    Mutiara WedaYogyakarta, 13/04/2026 Umat sedharma, dalam ajaran tattva diungkapkan bahwa ketika seluruh tattva menyatu, maka segala objek tidak lagi tampak, sehingga citta (pikiran) dapat dipusatkan dalam dhyāna (meditasi). Penyatuan seluruh tattva yang berada di bawah buddhi disebut eka citta atau eka buddhi, yang dalam istilah lokal dikenal sebagai nunggalang idep. Adapun tattva yang berada di…

  • Duratyayā (BG VII.14)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)Senin, 10 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Duratyayā (BG VII.14) Duratyayā adalah terobosan, menerobos, atau upaya untuk menembus berbagai hambatan. Setiap manusia hendaknya memiliki semangat untuk melakukan terobosan melalui tindakan nyata, upaya inovatif, langkah kreatif, perbaikan berkelanjutan, serta usaha untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Dengan demikian, akan ditemukan cara terbaik dalam mengatasi…

  • Bangun Kesadaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 1 Juni 2026 Umat sedharma, orang bijak pernah mengatakan bahwa sesungguhnya orang yang disebut mandi bukan hanya tubuhnya yang dibasahi atau dibersihkan, melainkan orang yang memiliki kesadaran akan dirinya sendiri (dama) serta kesucian lahir dan batin, jasmani dan rohani, sekala maupun niskala (dānta). Orang yang suci secara lahir maupun batin (dānta) tidak akan…

  • Filosofi Vāyuh

    Disajikan sebuah sajian dengan topik Filosofi Vāyuh, artinya angin. Mari dimaknai dan disimak ajaran luhur tentang Vāyuh pada pustaka suci Bhagavad Gītā IX-6 yang dikutip sebagai berikut ini: “यथाकाशस्थितो नित्यं वायुः सर्वत्रगो महान् Iतथा सर्वाणि भूतानि मत्स्थानीत्युपधारय ॥ ९-६॥yathākāśa-sthito nityaṁ vāyuḥ sarvatra-go mahān,tathā sarvāṇi bhūtāni mat-sthānīty upadhāraya. Artinya:“Laksana angin yang kuat selalu ada dan bertiup…

  • Tiga Siklus Hidup Manusia

    Mutiara Weda Yogyakarta, 19/05/2026 Umat se-dharma, jika disadari, sesungguhnya setiap manusia tidak akan pernah lepas dari tiga siklus alur proses kehidupan, yaitu utpatti, sthiti, dan pralina; kelahiran, kehidupan, dan akhirnya menuju kematian atau kembali ke asal. Ketiga hal tersebut merupakan wujud kemahakuasaan Ida Saṅ Hyang Widhi Wasa dalam konsep Tri Kona. Setiap manusia yang hidup…