Dharma Śāsana
Mutiara Weda
Yogyakarta, 12/10/2025
Umat sedharma, dalam pustaka suci Weda Saṁhitā ada menyebutkan:
“Satyabrūyat priyaṁ, priyaca nānṛta brūyād eṣa dharma sanātanam.”
Hendaknya ia mengatakan apa yang benar dan mengucapkan apa yang menyenangkan hati orang; dengan ajaran Ethika Hindu menjadi pijakannya Dharma Śāsana.
Demikian pula, jangan sekali-kali mengucapkan kebenaran yang semu dan menyakitkan serta jangan pula mengucapkan kebohongan yang menyenangkan.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, perkokoh dan pertebal hati nurani, perhalus buddhi dengan nilai-nilai dharma, selalu amulat śarīra (menyucikan diri), suluh nikang prabhā (pelita cahaya ilahi) di dalam berpikir, bertindak, serta bertutur kata yang baik dan benar — Tri Kaya Sandhi (keselarasan pikiran, perkataan, dan perbuatan). Niscaya umat Hindu akan selalu dapat anyekung jñāna (memusatkan pengetahuan) dan memancarkan aura positif dalam diri dalam bentuk prāṇa halus (energi kehidupan halus) atau udāna vāyu (daya hidup yang mengangkat kesadaran).
(M. DS IV.138 / SS.75)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
