Orang Jahat Seluruh Tubuhnya Beracun

Mutiara Weda
Yogyakarta, 12/07/2025

Umat Se-dharma, dalam sesanti ada menyebutkan: binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya, begitu pula binatang ular memiliki racun berbisa yang terletak di taringnya. Berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat — seluruh tubuhnya diliputi oleh racun yang sangat berbisa.

Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (Asubha Karma) dapat dipastikan dalam hidupnya akan mendapatkan penderitaan, malapetaka, bahkan kehancuran (Neraka Cyuta). Dan setiap kejahatan akan kembali kepada pelakunya (Pratikara). Begitu pula, menjadi orang baik dan bijak (Sadhujadma) adalah tujuan hidup menjelma menjadi manusia.

Oleh karena itu, bagi setiap umat Hindu penting untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan svadharma. Jauhkan diri dari perilaku kejahatan, tumbuhkan sifat-sifat bijak (Daivi Sampad) dalam diri agar terhindar dari kelahiran Candala serta tidak terjerumus ke dalam Neraka Maharorawa, dan mengerti akan ajaran Dharma. Niscaya setiap umat Se-dharma akan selalu berada dalam jalan Dharma, menuju Sadhu Jadma.
(Kitab Nitisastra II.9)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Sumber-sumber Dharma Pijakan bagi Umat Hindu

    Mutiara WedaYogyakarta, 21/05/2025 Umat sedharma, dalam pustaka suci Weda ada menguraikan:Idanim dharma pramananyaha, wedo khilo dharmamulam… dst, seluruh pustaka suci Weda adalah sumber Dharma, kemudian adat istiadat, dan tingkah laku yang terpuji dari orang-orang bijak yang mendalami ajaran Weda serta tata cara kehidupan orang-orang suci dan akhirnya menuju kepuasan diri pribadi Atmanastuti. Orang yang mengikuti…

  • Perkuat Nurani dengan Nilai Dharma

    Mutiara Weda11/11/2025 Umat se-dharma, dalam susaastra tersurat: hendaknya ia mengatakan apa yang benar dan mengucapkan apa yang menyenangkan hati orang. Perkuatlah nurani dengan memperkuat nilai-nilai kebenaran (satyam). Demikian pula, jangan sekali-kali mengucapkan kebenaran semu yang menyakitkan, dan jangan pula mengucapkan kebohongan yang menyenangkan. Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu kita perkokoh dan pertebal hati…

  • Aparājitaḥ (BG I.17)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)20 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Aparājitaḥ (BG I.17) Aparājitaḥ berarti yang tidak terkalahkan. Dalam era kompetisi, siapa pun yang menjadi yang terbaik (śreṣṭha) akan memiliki peluang untuk menjadi yang unggul, yang utama, atau parameśvāsah. Meraih predikat sebagai pribadi yang tidak terkalahkan tentu merupakan hal yang baik. Namun, hendaknya tetap…

  • Berbuat Jahat Akan Membuat Hidup Tersiksa

    Mutiara WedaYogyakarta, 9 Juni 2026 Umat sedharma, dalam susastra Hindu diuraikan: “Tāpūṃsi tasmai vṛjināni santu”. Perbuatan yang penuh dengan niat-niat jahat, licik, dan iri hati akan membuat kehidupan menjadi terbebani dan tersiksa. Perbuatan yang dipenuhi kejahatan dan dosa tidak akan pernah berhasil mengarungi kehidupan di alam saṃsāra ini. Kebaikan atau kebajikan tidak pernah bersahabat dengan…

  • Filosofi Pùjayitvà Grhasthah

    Oleh I Ketut Subagiaata Disajikan sebuah uraian dengan Pùjayitvà Grhasthah, artinya kewajiban kepala rumah tangga melakukan pemujaan suci berupa panca yajña. Mari dimaknai dengan bijak ajaran luhur pada pustaka suciMĀNAVADHARMAŚĀSTRA – SLOKA III-117, yang dikutip sebagai berikut: “देवानृषीन् मनुष्यांश्च पितन् गृह्याश्च देवताःपूजयित्वा ततः पश्चाद् गृहस्थः शेषभुग्भवेत्”devānṛṣīn manuṣyāṁśca pitan gṛhyāśca devatāḥpūjayitvā tataḥ paścād gṛhasthaḥ śeṣabhugbhavet Artinya:Setelah…

  • Sukha-duḥkha (Bhagavadgītā XV.5)

    DHARMAŚABDĀNĀṂ MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA)4 Juli 2026 Oleh: I Ketut Subagiasta Sukha-duḥkha (Bhagavadgītā XV.5) Sukha-duḥkha adalah senang dan susah, yaitu dualisme pasangan yang saling berlawanan. Saat senang, ingatlah nirmāna-mohaḥ, yaitu tanpa kecongkakan dan kebingungan. Tetaplah tenang atau praśāntaḥ, tetap damai atau śāntiḥ, dan tetap sabar atau kṣāntiḥ. Saat duḥkha, ingatlah jita-saṅga-doṣāḥ, yaitu mengalahkan jahatnya keterikatan….