Vedavidah (BG VIII.11)

DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
9 Agustus 2026
Oleh I Ketut Subagiasta

Vedavidah (BG VIII.11)

Vedavidah adalah ahli Weda. Umat Hindu hendaknya menjadi Vedavidah vadanti, yaitu umat yang memahami dan mampu mengucapkan mantra-mantra suci Weda dengan baik. Minimal mampu melaksanakan Tri Sandhya, melakukan puja dan puji suci, serta berdoa sesuai dengan ajaran Weda.

Sebagai umat sedharma yang memahami Weda, marilah menjadi umat Hindu yang paham dan menghayati ajaran Weda, memahami sloka, mantra, serta doa-doa suci Weda. Dengan demikian, pemahaman terhadap Weda tidak hanya sebatas pengetahuan, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Svaha. Ksama ca ksami.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Pūrwa Gama Śāsana

    Mutiara Weda Yogyakarta, 13/05/2026 Umat se-dharma, setiap umat Hindu wajib mempelajari, memahami, dan memancarkan isi Kitab Suci Weda sebagai Dharma Vāhinī, serta memahami berbagai ilmu pengetahuan suci (andrayuga). Demikian pula, umat Hindu berkewajiban mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk melalui wiweka dalam menjalani kehidupan di māyāpada ini. Dalam mempraktikkan dan mengamalkan setiap perbuatannya,…

  • |

    Rahajeng Hari Suci Sugihan Jawa dan Sugihan Bali

    Mutiara WedaYogyakarta, 17/04/2025 Umat sedharma, setiap umat Hindu haruslah menyadari bahwa menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, umat Hindu merayakan Hari Suci Sugihan sebagai rangkaian dari Hari Raya Galungan. Sugihan Jawa dan Sugihan Bali bermakna pensucian Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Sugihan Jawa dilaksanakan pada Kamis, Wage wuku Sungsang sebagai perlambang pensucian Makrokosmos /…

  • Pūrvāgama Śāsana

    Mutiara Weda Yogyakarta, 1 Juli 2026 Umat Se-dharma, umat Hindu dalam menjalankan dharmaning hidup memiliki kewajiban suci yang disebut dharmaning agama, yaitu berkewajiban mempelajari, memahami, dan memancarkan isi Kitab Suci Weda, Dharma Vāhinī, serta memahami berbagai ilmu pengetahuan suci, yaitu Āndrayuga atau Vruh Ring Sarva Jñāna (pengetahuan tentang segala ilmu), sehingga dapat menjalankan wiweka (kemampuan…

  • Sentuhan Sinar Suci – Getaran Spiritual

    Mutiara Weda Yogyakarta, 29/10/2025 Umat se-dharma, tujuan utama berbhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sesungguhnya adalah untuk memperoleh pancaran cinta kasih dari-Nya, kasih sayang suci yang senantiasa memancar pada seluruh ciptaan-Nya. Pancaran kasih sayang Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Sang Hyang Parama Kāwi diibaratkan seperti matahari yang menyinari bhūmi (bumi) dan seluruh alam…

  • Filosofi Àdityàjàyate Vrstir

    Palangka Raya, 26.9.2025Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan sebuah topik Àdityàjàyate Vrstir artinya “dari matahari turunlah hujan”. Mari renungkan nilai luhur ekoteologi dalam pustaka suci MĀNAVA DHARMAŚĀSTRA – SLOKA III-76 yang dikutip sebagai berikut: “अग्नौ प्रास्ताहुतिः सम्यग् आदित्यम् उपतिष्टतेआदित्याज्जायते वृष्टिर् वृष्टेरन्नं ततः प्र­जाःagnau prāstāhutiḥ samyag ādityam upatiṣṭateādityājjāyate vṛṣṭir vṛṣṭerannaṁ tataḥ pra­jāḥ Terjemahan:Persembahan yang dimasukkan ke dalam…

  • Tiga Siklus Hidup Manusia

    Mutiara WedaYogyakarta, 29/12/2025 Umat se-dharma,bila disadari, sesungguhnya setiap umat manusia tidak pernah lepas dari tiga siklus alur proses kehidupan, yaitu utpatti (kelahiran), sthiti (kehidupan), dan pralīna (peleburan/kembali ke asal)—sebagai tiga kemahakuasaan Ida Saṅ Hyang Widhi Wasa yang dikenal sebagai Tri Koṇa (tiga proses kosmis). Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki tenaga atau kekuatan…