Pentingnya Membangun Kedamaian dalam Diri
Mutiara Weda
Yogyakarta, 27 Mei 2026
Umat sedharma, dalam susastra diungkapkan pentingnya menyingkirkan niat-niat kotor dan niat-niat jahat yang bersemayam dalam diri, “āpma hato na somaḥ.” Dengan lebih menampakkan nilai-nilai kebajikan dan kemuliaan, serta menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan jahat terhadap sesama, seseorang akan mampu menuju kebaikan, kemuliaan dalam berperilaku, serta terbangunnya kesucian diri, baik lahir maupun batin.
Membangun kesucian diri (śuddhi) merupakan sebuah proses pembersihan batin guna mencapai kedamaian sebagai jalan untuk mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Ida Sang Hyang Parama Kawi. Hal tersebut diwujudkan melalui pengendalian diri, penyucian pikiran, ucapan, dan perbuatan, serta pelaksanaan ritual keagamaan berupa Pañca Mahāyajña.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menumbuhkan tabiat atau karakter berbudi luhur dengan senantiasa menghadirkan nilai-nilai kebajikan dalam diri, menjauhkan diri dari perbuatan nista dan jahat, serta membersihkan watak atau karakter diri melalui “śarīraṃ de śundhāmi.” Niscaya, kualitas rohani setiap umat Hindu akan semakin terbangun dan berkembang dengan baik.
(Yajur Weda VI.35)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
